Iklan

Kalkulator investasi

Hitung berapa hasil investasi rutin setiap bulan, investasi awal, atau keduanya, lengkap dengan kenaikan setoran tahunan.

opsional
0
boleh 0
%
1%15%
tahun
1 tahun40 tahun
%
0% (tetap)20%
%

Perkiraan nilai setelah 20 tahun

–
Total modal
–
Perkiraan keuntungan
–

Pertumbuhan per tahun

ModalKeuntungan
Lihat tabel per tahun
TahunInvestasi per bulanTotal modalKeuntunganNilai (sebelum pajak)

Diasumsikan imbal hasil sama setiap bulan dan investasi dilakukan di awal bulan. Imbal hasil reksa dana, saham, atau obligasi sebenarnya naik turun dan tidak dijamin.

Iklan

Investasi rutin setiap bulan

Menyisihkan jumlah tetap setiap bulan, misalnya di reksa dana, Surat Berharga Negara (SBN) ritel, atau saham, adalah cara paling sederhana untuk membangun kekayaan. Dua hal bekerja untuk Anda:

Rumus investasi bulanan

Nilai akhir = P × ((1 + i)n − 1) ÷ i × (1 + i)

Contoh: Rp1 juta per bulan selama 20 tahun dengan imbal hasil rata-rata 8% per tahun menjadi sekitar Rp593 juta, dari total modal Rp240 juta. Selama 10 tahun, hasilnya sekitar Rp184 juta.

Berapa investasi untuk mencapai Rp1 miliar?

Jangka waktuInvestasi per bulan (imbal hasil 8%)
10 tahunsekitar Rp5,4 juta
20 tahunsekitar Rp1,7 juta
30 tahunsekitar Rp670 ribu

Makin awal Anda mulai, makin kecil uang yang perlu disetor sendiri.

Pajak investasi di Indonesia

Karena itu kalkulator memakai pajak 0% sebagai bawaan; ubah sesuai produk yang Anda pilih.

Tips

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa hasil investasi Rp1 juta per bulan?

Dengan imbal hasil 8% per tahun, sekitar Rp184 juta dalam 10 tahun dan sekitar Rp593 juta dalam 20 tahun (modal Rp240 juta).

Berapa harus investasi per bulan agar punya Rp1 miliar?

Dengan imbal hasil 8%: sekitar Rp1,7 juta per bulan selama 20 tahun, atau sekitar Rp670 ribu per bulan selama 30 tahun.

Bisakah menghitung investasi sekali bayar (lump sum)?

Bisa. Isi «Investasi awal» dan ubah investasi per bulan menjadi 0.

Apakah keuntungan reksa dana kena pajak?

Bagi investor, keuntungan reksa dana bukan objek pajak, karena pajak sudah diselesaikan di tingkat portofolio reksa dana.

Apakah imbal hasil dijamin?

Tidak. Kalkulator memakai imbal hasil tetap, sedangkan hasil reksa dana dan saham sebenarnya naik turun dan bisa negatif di tahun tertentu.

Kalkulator ini hanya untuk informasi dan bukan rekomendasi investasi. Investasi mengandung risiko, termasuk kehilangan sebagian modal.

Kalkulator lainnya